Tugas UAS Kewarganegaraan

1.  Indonesia Negara Konstituional

a. Konstitusi berperan sebagai Dasar Pembentukan Negara

Secara istilah, konstitusi diartikan sebagai pembentukan. Asal muasal penggunaan kata “pembentukan” sebagai makna dari istilah konstitusi berawal dari terjemahan kata constituer (Perancis) yang memiliki arti membentuk dalam artian membentuk suatu negara. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa konstitusi mengandung arti berawalnya segala aturan atau kaidah dasar mengenai hal-hal untuk membentuk suatu Negara. Dalam ketatanegaraan, konstitusi diartikan sebagai aturan dasar pembentukan suatu negara atau menyatakan sebuah negara.

Dalam konteks Indonesia, UUD 1945 sebagai dasar hukum tertulis tertinggi dapat disebut sebagai Deklarasi Kemerdekaan Indonesia dan Dasar Pembentukan Negara. Hal ini secara jelas tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 yang memuat pernyataan kemerdekaan serta tujuan nasional yang berlandaskan Pancasila. UUD 1945 juga mengatur kerangka ketatanegaraan serta tugas dan wewenang lembaga Negara.

b. Konstitusi berperan sebagai Perekat Bangsa

Konstitusi merupakan bentuk konsensus yang mencerminkan keanekaragaman yang dibalut dalam suatu ikatan kebangsaan dan kenegaraan. Heterogenitas dalam Negara demokrasi diakui dan dilindungi keberadaannya. Heterogenitas ini menuntut adanya sikap saling menghargai dan menghormati di antara warga masyarakat. Sikap ini dibutuhkan guna meraih cita-cita dan tujuan Negara yang telah disepakati. Sikap saling menghargai dan menghormati inilah yang memicu tumbuh kembangnya sikap toleransi dalam masyarakat.

Heterogenitas yang dimiliki Indonesia tidak lantas membuat Indonesia menjadi bangsa yang tercabik-cabik. Namun, heterogenitas ini justru menguatkan Indonesia sebagai satu bangsa yang besar. Heterogenitas menuntut setiap anak bangsa Indonesia untuk dapat saling menghargai dan menghormati. Sikap seperti ini telah menjadikan Indonesia dikenal sebagai Negara yang memiliki toleransi yang tinggi. Heterogenitas Indonesia dikenal dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi satu jua).

Heterogenitas Indonesia merupakan fakta yang harus diterima oleh setiap bangsa Indonesia. Untuk itu, Negara menjamin heterogenitas Indonesia dalam UUD 1945 yang tersurat jelas dalam tujuan Negara Indonesia dalam Pembukaan UUD 1945 dan berlandaskan falsafah negara.

Dengan dijaminnya heterogenitas di Indonesia, maka semangat rasa persatuan dapat terjalin sejalan dengan fungsi toleransi yang diterapkan oleh setiap warga negara. (baca : Manfaat UUD Republik Indonesia Tahun 1945 bagi Warga Negara serta Bangsa dan Negara)

c. Konstitusi berperan sebagai Hukum Dasar

Konstitusi dalam Negara demokrasi hanya memuat hal-hal atau aturan-aturan kehidupan berbangsa dan bernegara yang bersifat prinsip atau mendasar. Konstitusi merupakan hukum dasar yang disusun untuk mengatur kedudukan dan fungsi lembaga pemerintahan dan hubungan kerjasama antara Negara dengan rakyat. (baca : Struktur Lembaga Negara Sebelum dan Sesudah Amandemen)

UUD 1945 merupakan hukum dasar tertulis bagi Negara Indonesia. Di dalamnya mengatur hal-hal mendasar mengenai tata cara penyelenggaraan Negara, mekanisme pemberian kekuasaan serta tata cara penggunaan kekuasaan itu oleh lembaga Negara.

d. Konstitusi berperan sebagai Hukum Paling Tinggi

Konstitusi disebut sebagai sumber hukum tertinggi dalam tata hukum suatu Negara. Konstitusi merupakan acuan awal atau rujukan disusunnya peraturan perundangan yang berada di bawah konstitusi. Dengan demikian, tidak boleh ada satu pun peraturan perundangan yang bertentangan dengan konstitusi.

UUD 1945 adalah sumber hukum tertulis yang paling tinggi di Indonesia. Hal ini berarti, sesuai dengan pernyataan di atas, UUD 1945 merupakan sumber hukum tertulis tertinggi dan dasar bagi setiap pembentukan peraturan perundangan di bawahnya agar tidak bertentangan dengan UUD 1945.

e. Konstitusi berperan sebagai Perangkat Kehidupan Yang Demokratis

Konstitusi dalam Negara demokrasi mengatur kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan, dan kenegaraan. Melalui konstitusi yang demokratis, suatu kekuasaan dan pemerintahan yang demokratis dapat terwujud dengan menerapkan nilai-nilai demokratis yang tersirat dalam konstitusi oleh setiap anak bangsa secara konsisten.

f. Konstitusi sebagai Penjaga Demokrasi

Melihat kembali perjalanan sejarah, cara-cara demokrasi yang diterapkan Negara-negara pada masa lalu tidak serta merta melahirkan pemerintahan yang kekuasaannya terbatas. Bahkan dalam beberapa kasus, kekuasaan yang otoriter justru tumbuh dan berkembang melalui cara-cara demokrasi. Untuk itu, suatu Negara yang menganut demokrasi sejatinya memaknai demokrasi tidak hanya sebagai suatu proses pemilihan umum (wakil rakyat dan pemerintahan) semata. Demokrasi hendaknya dimaknai secara substansial yaitu penghargaan dan perlindungan HAM, pemerintahan yang terbatas, dan penyelenggaraan pemerintahan berkedaulatan rakyat yang telah ditetapkan dalam konstitusi. Jika ada aturan hukum atau kebijakan yang bertentangan dengan inti demokrasi maka harus dibatalkan.

Dalam Negara demokrasi, demokrasi diatur dan dibatasi oleh aturan hukum. Dengan demikian, konstitusi sebagai hukum tertinggi dalam Negara demokrasi mengatur prosedur demokrasi serta substansi pemerintahan yang demokratis. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya untuk menjaga demokrasi dari penggunaan kekuasaan yang membahayakan demokrasi itu sendiri.

g. Konstitusi sebagai Alat untuk Membatasi dan Memisahkan Kekuasaan Negara

Pada hakekatnya, konstitusi memuat batasan-batasan tentang kekuasaan Negara. Karenanya, konstitusi tidak dapat dilepaskan dari paham konstitusionalisme. Konstitusionalisme adalah paham yang menyatakan bahwa kekuasaan harus dibatasi agar proses demokrasi dapat berjalan. Jika kekuasaan tidak dibatasi dengan konstitusi dikhawatirkan kekuasaan akan bertumpu pada satu orang dan dapat dijadikan legitimasi bagi siapapun yang berkuasa. (baca : Penyebab Terjadinya Tindakan Penyalahgunaan Kewenangan)

Penyalahagunaan wewenang merupakan salah satu penyebab korupsi di Indonesia.Sebagai pemerintahan yang berasal dari, oleh dan untuk rakyat sejatinya demokrasi dijalankan tidak secara langsung. Proses demokrasi dilakukan melalui sistem perwakilan. Maksudnya, rakyat memberikan mandat atau amanat kepada penguasa serta lembaga Negara. Terkadang, kekuasaan yang diberikan kepada penguasa tidak dijalankan sesuai dengan konstitusi. Untuk menghindarinya diperlukan pembatasan-pembatasan melalui konstitusi.

Di Indonesia, pembatasan kekuasaan juga dilakukan melalui konstitusi. Dalam UUD 1945, secara jelas diatur tentang kedudukan dan wewenang dari setiap lembaga Negara. Hal ini dimaksudkan agar tercipta pengawasan dan keseimbangan dalam penyelenggaraan Negara. Selain itu, pembatasan wewenang ini dilakukan agar tidak terjadi adanya intervensi atau gangguan lainnya yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan.

Sebagai Negara yang menganut demokrasi, penyelenggaraan negara dibagi ke dalam tiga macam kekuasaan agar kekuasaan Negara tidak bertumpu pada satu orang. Pendelegasian wewenang kekuasaan yang tercantum dalam UUD 1945 adalah :

1. Kekuasaan membentuk UU dilakukan oleh DPR; (baca : Fungsi DPR RI)

2. Kekuasaan mengadili pelanggaraan pelaksanaan UU oleh MA dan MK; (baca : Tugas dan Fungsi Mahkamah Agung)

3. Kekuasaan melaksanakan UU oleh Presiden; (baca : Tugas, Fungsi, dan Wewenang Presiden dan Wakil Presiden)

h. Konstitusi sebagai Pelindung HAM dan Hak-hak Warga Negara

Konstitusi pada hakekatnya disusun guna mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan Negara yang dapat berakibat pada adanya pelanggaran HAM dan hak warga negara. Hal ini berdasarkan kilasan sejarah yang menunjukkan banyaknya jenis-jenis pelanggaran hak-hak asasi manusia yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan penguasa.

Bentuk atau jenis pelanggaran HAM tidak hanya berupa penghilangan hak hidup manusia saja. Namun, dapat juga karena akibat adanya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh penyelenggara Negara. Korupsi adalah contohnya. Doktrin International Covenant Economic and Social Right menyatakan bahwa tindak pidana korupsi yang dapat digolongkan sebagai pelanggaran HAM berat. Hal ini karena korupsi menghilangkan hak warga Negara untuk dapat menikmati pembangunan. (baca : Penyebab korupsi dan Cara Mengatasinya)

Untuk mencegah selalu berulangnya masalah pelanggaran hak-hak asasi manusia yang dilakukan oleh Negara maka diperlukan pembatasan kekuasaan Negara melalui konstitusi. Pembatasan ini diperlukan guna melindungi hak-hak asasi manusia seperti hak untuk hidup, kesejahteraan hidup, dan hak kebebasan.

Disebutkan sebelumnya bahwa unsur penting bagi Negara demokrasi adalah konstitusi yang demokratis dan perlindungan terhadap hak-hak asasi manusia dan hak-hak warga negara. Sebagai negara yang menganut paham demokrasi, Indonesia juga tidak terlepas dari dua unsur tadi. Hubungan demokrasi dan hak-hak asasi manusia di Indonesia tersurat dengan jelas dalam UUD 1945. Dalam Dalam UUD 1945 ketentuan mengenai hak-hak asasi manusia serta hak dan kewajiban warga Negara telah diatur dengan begitu jelas terutama setelah dilakukannya Perubahan UUD 1945. Diaturnya hak-hak asasi manusia serta hak dan kewajiban warga Negara dalam UUD 1945 sebagai bukti bahwa sebagai Negara demokrasi, Indonesia menjamin dan melindungi hak-hak asasi manusia serta hak dan kewajiban warga Negara.

Bangsa ini mempunyai pedoman hukum dasar tertinggi yang menjadi seluruh acuan kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu UUD 1945. Dengan demikian semua jenis peraturan perundang-undangan di Indonesia kedudukannya di bawah UUD 1945. UUD 1945 merupakan sumber hukum tertinggi yang resmi, artinya segala peraturan yang lebih rendah tingkatannya harus bersumber pada UUD 1945. Dan karena itu pula, UUD 1945 berfungsi sebagai alat kontrol bagi peraturan perundang-undangan di bawahnya, apakah sesuai atau tidak dengan hakikat isi UUD 1945. Sebagai hukum dasar, UUD 1945 bersifat mengikat, mengikat pemerintah, mengikat setiap lembaga negara dan lembaga masyarakat, serta mengikat setiap warga negara Indonesia. Konstitusi di Indonesia saat ini belum berjalan dengan baik, pemerintah belum optimal dalam menjalankan kepemerintahannya, maka kita sebagai warga negara Indonesia harus ikut membantu dalam melakukan konstitusi di nega ra Indonesia agar kepemerintahan bisa berjalan sebagai mana mestinya. Warga negara indonesia juga berharap agar pemerintah tidak berlaku sewenang-wenang terhadap rakyat, Dengan demikian,diharapkan hak-hak warga negara akan terlindungi. Konstitusi Indonesia ini lahir hasil reformasi, karena itu harus secara terus menerus diupayakan agar menjadi lebih baik lagi. Sejak awal tujuan pembuatan  konstitusi Indonesia sudah jelas,  melindungi segenap warga negara dan seluruh tumpah darah Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, memenuhi kebutuhan dasar,   memelihara fakir miskin dan anak-anak terlantar serta setiap warga negara bersamaan kedudukannya di depan hukum dan pemerintahan. Namun dari semua itu implementasinya belum optimal.  Sampai saat ini, kita kerap melihat potret betapa lembaga-lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif selalu disibukan dengan persoalan politik dan korupsi. Mereka terlalu disibukkan dengan persoalan-persoalan pertarungan politik dan perebutan kekuasaan yang tiada ujungnya. Dalam hal pemenuhan kebutuhan dasar, seperti pangan yang merupakan amanat konstitusi, negara belum mampu mewujudkannya.

Jadi dapat kita simpulkan bahwa negara Indonesia dapat dikatakan sebagai negara konstitusional tetapi hanya sudah baik secara tertulis saja. Indonesia perlu memperbaiki system penegakan hokum yang tidak adil. Jika saja penegakan hokum dapat dilakukan secara adil dan benar maka Indonesia dapat dikatakan sebagai negara konstitusional secara keseluruhan tanpa kekurangan.

2. Penggunaan paspor negara lain

Penggunaan paspor negara lain terutama Filipina sering terjadi karena terbatasnya kuota ibadah haji di Indonesia. Pada tahun terjadinya kasus ini (2016), kuota haji Indonesia dibatasi oleh pemerintah Arab Saudi maksimal 168,000 orang, turun dibandingkan pada 2011 lalu yaitu sebesar 221,000. Hal ini diduga disebabkan karena perluasan komplek Masjidil Haram di kota suci Mekkah. Terbatasnya kuota haji menjadikan warga Indonesia tidak sabar menunggu. Bahkan di sejumlah daerah ada warga Indonesia yang harus menunggu hingga 20 tahun untuk mendapatkan kesempatan naik haji, hal ini menyebabkan warga Indonesia mencari cara lain untuk bisa berangkat haji.

Pemerintah Indonesia meyakini 177 orang calon haji Indonesia itu adalah korban penipuan. Hal ini dikuatkan oleh tidak adanya catatan mengenai travel yang memberangkatkan 177 orang calon haji Indonesia itu, tidak tercatat di Kemenag.

Menurut UU Kewarganegaraan RI No 12 Tahun 2006 dinyatakan “ Mempunyai paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing atau surat yang dapat diartikan sebagai tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas namanya” membuat seorang WNI dapat kehilangan kewarganegaraannya. Tentu hal ini akan merugikan calon jamaah haji tersebut yang mungkin tidak mengetahui tentang resiko seperti ini. Pemerintah seharusnya meningkatkan pengawasan terhadap agen travel abal-abal, karena banyaknya minat warga negara Indonesia yang ingin berangkat haji menjadi bisnis yang menggiurkan terutama bagi mereka yang memiliki niat tidak baik. Masyarakat Indonesia pun harus berhati-hati dan lebih cerdas membedakan antara jasa travel yang baik dan jasa travel yang kurang baik.

3. Ketahanan Nasional

 dengan Sistem Astagatra dapat memberikan nilai positif dan negatif, berikut penjelasannya :

a. Hal Positif

Sejak merdeka negara Indonesia tidak luput dari gejolak dan ancaman yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa.Tetapi bangsa Indonesia mampumempertahankan kemerdekaan dan kedaulatannya dari agresi Belanda dan mampumenegakkan wibawa pemerintahan dari gerakan separatis.Ditinjau dari geopolitik dan geostrategi dengan posisi geografis, sumber dayaalam dan jumlah serta kemampuan penduduk telah menempatkan Indonesia menjadiajang persaingan kepentingan dan perebutan pengaruh antar negara besar. Hal ini secaralangsung maupun tidak langsung memberikan dampak negatif terhadap segenap aspek kehidupan sehingga dapat mempengaruhi dan membahayakan kelangsungan hidup daneksitensi NKRI. Untuk itu bangsa Indonesia harus memiliki keuletan dan ketangguhanyang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga berhasilmengatasi setiap bentuk tantangan ancaman hambatan dan gangguan dari manapun datangnya.

Kesejahteraan dan Keamanan adalah dua aspek dari Ketahanan Nasional yang dapat dibedakan tetapi tak dapat dipisahkan. Sebab itu, mengusahakan terwujudnyaKetahanan Nasional hakikatnya merupakan satu proses membentuk Kesejahteraan danKeamanan buat negara dan bangsa. Ada kalanya bangsa berada dalam tingkat perjuanganyang memerlukan titik berat pada Kesejahteraan, sedangkan pada tingkat perjuangan lainmungkin juga titik berat harus pada Keamanan . Namun sekalipun titik berat diletakkan pada salah satu aspek, aspek yang lain tidak boleh hilang sama sekali. Sebab sepertidalam ilmu hitung apabila kita kalikan satu angka dengan nol, hasilnya menjadi nol pula.Jadi kalau salah satu aspek sama sekali tidak diperhatikan, Ketahanan Nasional akansama dengan nol atau tidak ada Ketahanan Nasional. Paling baik adalah kalau kita dapatmembentuk kondisi harmonis antara Kesejahteraan dan Keamanan, meskipun hal itutidak mudah tercapai

b. Hal Negatif

Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, ketahanan nasional digunakanuntuk menangkal adanya ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan untuk menjaminkehidupan nasional yang termuat dalam ASTA GATRA (Trigatra dan Pancagatra). Dibawah ini mengenai ancaman/segi negatif yang ada dalam Pancagatra.

Di bidang ideologi ancaman-ancaman berupa :

1.Campur tangan asing yang menyebabkan disintegrasi

2.Semakin besarnya pengaruh budaya asing

3.Pengaruh paham liberalisme dalam bidang ekonomi

Di bidang politik ada ancaman berupa pemerintahan yang tidak aspiratif danresponsive atau bisa dikatakan diktator. Pemerintahan yang tidak mau mendengar aspirasirakyat artinya pemerintah ini tidak demokratis (dari rakyat, untuk rakyat dan oleh rakyat).Padahal kita tahun system pemerintahan kita adalah system pemerintahan yangdemokratis bukan totaliter (diktator). Meskipun telah diselenggarakannya PEMILU, halini tidak menjamin semua suara serta partisipasi rakyat mendapat bagian dalam pemerintahan. Ini dikareanakan masih sering terjadinya kecurangan dalam prosesdemokrasi ini, misalnya saja dengan masih banyaknya manipulasi suara rakyat untuk memenangkan kelompok tertentu smapi kepada tidak meratanya pemberian hak suarakepada rakyat (ada rakyat yang berhak menggunakan hak suaranya, tetapi tidak tercantum namanya dan sebaliknya).

Di bidang ekonomi , kemiskinan menjadi ancaman bagi ketahanan nasional.Adalah satu kenyataan bahwa kemiskinan masih terdapat dalam jumlah besar diIndonesia. Meskipun jumlah rakyat yang hidup di bawah garis kemiskinan sudah dapatkita kurangi secara mencolok, yaitu dari sekitar 70 persen pada tahun 1970 menjadisekitar 15 persen pada tahun 1993, namun itu masih meliputi tidak kurang dari 27 jutaorang. Satu jumlah yang sama dengan jumlah penduduk satu negara ukuran menengahseperti Canada (28 juta) dan jauh di atas penduduk Malaysia (19 juta). Padahal rakyatIndonesia yang hidup sedikit di luar garis kemiskinan juga masih tergolong miskin sekali.Maka dengan begitu jumlah penduduk Indonesia yang masih hidup miskin banyak sekali.Kondisi penduduk demikian tidak mendukung adanya Ketahanan Nasional yang kuat,malahan melemahkannya. Seperti telah diuraikan, Ketahanan Nasional terdiri dariKesejahteraan dan Keamanan yang dapat dibedakan tetapi tidak dipisahkan. Kalau masih banyak sekali penduduk Indonesia miskin, sekalipun ada kecenderungan akan membaik,maka Kesejahteraan pada waktu ini belum tinggi. Karena itu juga Keamanan belumdalam kondisi yang cukup baik. Oleh karena itu Kemiskinan merupakan tantangan yangharus dapat diatasi secepat mungkin untuk dapat mewujudkan Ketahanan Nasional yang tangguh.

Di bidang sosial budaya, ancaman terbesarnya adalah tidak bisanya rakyat Indonesia mempertahankan kebhinekaan yang ada. Dimana keberaganan budaya dan suku bangsa yangseharusnya menjadi pemersatu bangsa malah sering dijadikan alat untuk memecah belahkan bangsa. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya konflik yang terjadi akibat dari perbedaan ras dangolongan. Dimana setiap anggota dari suku dan budaya yang ada beranggapan kalau kebudayaanserta suku merekalah yang paling baik dan tidak mengindahkan kebudayaan serta suku lainnya yang ada di tengah masyarakat. Sikap mementingkan kepentingan golongan di bandingkan dengan kepentingan masyarakat secara keseluruhan ini jugalah yang dapat memecah belahkan persatuan yang ada, dimana masing-masing pihak berupaya untuk mencapai tujuannya denganmengesampingkan tujuan nasional secara keseluruhan. Selain itu juga perbedaan agama seringmemacu timbulnya konflik yang ada di masyarakat. Dimana terdapat paham yang membeda- bedakan ajaran agama yang satu dengan yang lain, yang kemudian akan mengakibatkan terbentuknya gap antara pemeluk agama yang satu dengan pemeluk agama yang lain. Perbedaanagama serta aliran kepercayaan yang ada di Indonesia inilah yang paling berdampak besar terhadap perpecahan serta merupakan ancaman yang serius di bidang sosial budaya.Masalah perbedaan status serta starta dalam masyarakat juga merupakan ancaman di bidang sosial budaya, dimana terdapat perbedaan yang mencolok antara majikan dan bawahanserat antara yang kaya dan yang miskin. Ini juga berpotensi untuk memicu terjadinya konflik dalam masyarakat jika perbedaan tersebut terlalu mencolok. Perbedaan ini bukan hanya dalamstatus yang dimiliki saja tetapi biasanya juga terhadap perlakuan yang mereka peroleh, seperti halnya orang kaya selalu diutamakan kepentingannya di bandingkan dengan yang miskin.

• Di bidang pertahanan dan keamanan adalah ancaman terhadap kedaulatan NKRI. Jangan sampai kejadian di Desember 2002 terulang, dimana Pulau Sigitan dan Pulau Sipadan diambil oleh negaralain. Apalagi kita tahu RI memiliki batas wilayah dilaut dengan 10 negara tetangga, yaitudengan India, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Philipina, Palau, PNG, Australiadan Timor Leste berbatasan dengan RI di darat. Baik perbatasan di laut maupun di daratmasalah penegasan dan penetapan batas internasional tersebut sampai sekarang belumtuntas karena masih ada kantung-kantung sepanjang garis batas yang belum tertutup(belum ada kesepakatan bersama dalam penentuan batas negara maupun yang bermasalah). Sebagai contoh, di perbatasan darat antara RI – Malaysia di Kalimantan terdapat 10 permasalahan batas yang masih perlu penyelesaian.

Menurut saya ketahanan nasional negara Indonesia sejauh ini terutama dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) saat ini masih sangat buruk, salah satu contoh kasusnya adalah dalam beberapa waktu terakhir banyak sekali pekerja asing asal China yang masuk ke negara ini untuk bekerja sementara di Indonesia sendiri masih tinggi sekali angka pengangguran dan kemiskinan, lebih buruk lagi ditambah pekerja asing tersebut sama sekali tidak memiliki skill/kemampuan khusus bahkan ada yang di negaranya adalah narapidana. Hal tersebut harus sangat diperhatikan dan dibenahi oleh pemerintah karena hal tersebut sangat merugikan masyarakat Indonesia sendiri.

4. Nationalism and Proud to be Indonesian

Foto diatas diambil pada saat saya berkunjung ke keraton Yogyakarta, disana saya disambut hangat oleh salah satu abdi dalem. Saya sangat senang sekali sekaligus bangga terhadap bangsa Indonesia, pada kunjungan saya ke keraton pada waktu itu di jaman yang sudah serba modern ini masih ada sekelompok orang yang masih menjaga tradisi asli bangsa Indonesia.

 Indonesia memerlukan revolusi mental karena saat ini dirasa mental orang Indonesia pada umumnya megarah pada suatu hal yang bersifat negatif seperti contoh kecil saja kesadaran untuk membuang sampah pada temtat atau mejaga dengan baik fasilitas umum masyarakat kita pada umumnya masih belum mampu. Hal tersebut itulah yang membuat mengapa negara Indonesia hingga saat ini masih belum bisa juga menjadi negara maju.

Kita sebagai masyarakat Indonesia harus mengembangkan rasa nasionalisme karena jika kita lalu siapa lagi yang akan mengangkat harga diri bangsa ini, salah satu contoh adalah dengan kita lebih perhatian lagi dengan budaya lokal kita jangan sampa di klaim oleh negara lain. Karena dengan tinggi nya rasa nasionalisme terhadap negara ini bisa tumbuh rasa cinta juga yang pada akhirnya kita semua akan membangun negara ini dengan baik dan sepenuh hati sehingga akan melahirkan bangsa yang maju, sejahtera, dan bermaetabat.

mengapa harus mengembangkan rasa nasionalisme berikan rekomendasi / solusi Anda terhadap permasalahan yang dihadapi.

Sumber/Referensi :

  1. https://harissuwondo.wordpress.com/konstitusi-negara-ri/
  2. https://www.jia-xiang.biz/pelaksanaan-konstitusi-masih-jauh-dari-harapan/
  3. http://syaanah.blogspot.co.id/2014/11/pentingnya-konstitusi-dan-contoh.html
  4. http://greanfiction.blogspot.co.id/2015/02/indonesia-sebagai-negara-konstitusional.html
  5. https://brainly.co.id/tugas/874558
  6. http://science-student14.blogspot.com/2015/08/ketahanan-nasional-kewarganegaraan-pkn.html
  7. https://gabriellemichelin.wordpress.com/2017/07/31/pengertian-ketahanan-nasional-terutama-dalam-menghadapi-mea/
  8. http://itoilham.blogspot.com/2017/08/2-contoh-kasus-pelaksanaan-dan-prinsip.html
  9. Calon haji RI berpaspor Filipina korban penipuan,” [Online]. Available: https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/08/160821_indonesia_haji_filipina . [Diakses 2019].
  10. https://adhisuryaperdana.wordpress.com/pertanian-ugm/ketahanan-nasional/
  11. https://belajarbro.com/ideologi-pancasila-pengertian-fungsi-makna-dan-dimensi/
  12. http://alkautsaroh.blog.upi.edu/2015/09/28/sistem-ekonomi-pancasila/

WINDOWS

Haloo semua apa kabar..? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang Teknologi Informasi (IT) Windows. Oke langsung saja, menggunakan komputer, pastilah terlebih dahulu kita harus menginstall operating systemuntuk komputer tersebut.

Operating System (OS) atau sistem operasi merupakan perangkat lunak yang dibutuhkan agar sebuah komputer dapat berfungsi dengan baik. OS menghubungkan antara perangkat keras dengan berbagai perangkat yang terdapat pada komputer sehingga dapat saling terintegrasi.

Salah satu OS berbayar yang telah digunakan secara luas adalah Windows. Dari masa ke masa, Windows terus mengalami perkembangan dan masih merupakan salah satu OS yang paling banyak digunakan. Dalam artikel ini, akan dijelaskan mengenai pengertian Windows, sejarah windows, dan fungsinya.

Pengertian Windows

Windows merupakan sebuah sistem operasi yang diciptakan oleh Microsoft, dimana sistem operasi ini menyediakan antarmuka grafis (GUI / Graphical User Interface) agar lebih mudah dioperasikan.

Dengan adanya Windows, pengguna tidak perlu lagi mengetikkan perintah melalui command line layaknya pada MS-DOS. Cukup dengan menggunakan mouse atau keyboard, pengguna dapat memberikan perintah untuk membuka menu, kotak dialog, menjalankan aplikasi, menghapus file dan lain sebagainya.

Fungsi Windows

Berikut merupakan beberapa fungsi dari sistem operasi Windows:

  1. Menghubungkan antara aplikasi dan perangkat keras, sehingga dapat terintegrasi bekerja secara konsisten dan stabil.
  2. Mengendalikan dan mengelola sumber daya yang sedang dijalankan, termasuk perangkat lunak dan perangkat keras pada komputer
  3. Mengelola proses yang terdiri dari persiapan, penjadwalan, serta pemantauan program yang sedang dijalankan.
  4. Mengelola data input dan output serta mengendalikannya.

Sejarah Windows

Windows pertama kali diperkenalkan pada tahun 1985. Setelah berpuluh tahun kemudian, banyak hal yang telah berubah, namun beberapa juga tetap dipertahankan. Untuk lebih mengenal sejarah Windows dari versi awal hingga versi saat ini, mari simak sejenak sejarah Windows berikut ini.

Windows 1 – November 1985

Dari sinilah Windows bermula, perkembangannya dipelopori oleh Bill Gates, yang juga seorang founder Microsoft. Windows 1 original diluncurkan pada tahun 1985, yang merupakan percobaan pertama terhadap antarmuka grafis (GUI) versi 16-bit. Ciri khas Windows 1 adalah sangat bergantungnya pada penggunaan mouse.

Untuk membantu pengguna agar lebih familiar terhadap sistem ini, Microsoft juga turut menyertakan sebuah game, yaitu Reversi yang cara memainkannya sangat bergantung pada kontrol mouse, sehingga membuat orang terbiasa menggerakkan mouse.

Windows 2 – Desember 1987

Dua tahun setelah Windows 1 diluncurkan, Windows terus dikembangkan, terbukti dengan diluncurkannya Windows 2 pada Desember 1987. Salah satu inovasi terbesar yang muncul di Windows 2 adalah kemampuannya untuk meminimalkan atau memaksimal diri, yang dahulu hanya bisa dilakukan dengan “iconising” atau “zooming”. Control panel dan berbagai pengaturan lainnya dijadikan satu sehingga memudahkan penggunanya, hal ini pun bertahan hingga saat ini.

Windows 3 – Mei 1990

Windows pertama yang membutuhkan hard drive diluncurkan pada tahun 1990. Windows 3 merupakan versi Windows yang membuatnya tersebar luas dengan sukses yang kemudian menyaingi Macintosh milik Apple Inc. dan Commodore Amiga. Windows 3 memperkenalkan kemampuan untuk menjalankan program MS-DOS, yang juga mendukung 256 warna sehingga interface terlihat lebih berwarna. Permainan kartu Solaitaire merupakan salah satu inovasi dalam Windows 3.

Windows 3.1 – 1992

Pada tahun 1992, Windows 3.1 diperkenalkan dengan ciri khas utama berupa adanya font TrueType. Permainan Minesweeper mulai bisa dimainkan dengan Windows 3.1 yang memerlukan RAM sebesar 1 MB untuk dapat bekerja. Windows 3.1 juga merupakan versi windows pertama yang didistribusikan melalui CD-ROM.

Windows 95 – Agustus 1995

Hal yang paling menonjol dari Windows 95 adalah diperkenalkannya tombol Start dan Menu Start, yang sampai saat ini masih ada dan terletak di pojok kiri bawah layar. Windows 95 juga memperkenalkan sistem 32-bit, yang dapat melakukan multitasking.

Tidak hanya itu, Windows 95 juga dibekali dengan taskbar sehingga akan mempermudah pengguna dalam mengoperasikan OS ini. MS-DOS masih memiliki peran penting bagi Windows 95, yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai program. Internet Explorer mulai dikenalkan pada versi Windows ini.

Windows 98 – Mei 1998

Diluncurkan pada tahun 1998, Windows versi ini sudah dilengkapi dengan Internet Explorer 4Outlook ExpressWindows Address BookMicrosoft Chat, dan NetShow Player. Netshow Player kemudian digantikan dengan Windows Media Player pada Windows 98 edisi ke-2 pada tahun 1999.

Penggunaan USB mulai berkembang pesat pada Windows 98, termasuk USB hubs dan USB mice. Salah satu perubahan besar yang juga terjadi pada Windows 98 adalah adanya Windows Driver Model untuk komponen komputer dan accesories, yaitu sebuah driver yang mendukung semua versi Windows di masa setelahnya.

Windows Millenium Edition (ME) – September 2000

Banyak yang berpendapat bahwa Windows ME merupakan versi yang kurang begitu bagus. Walau begitu, Windows yang diluncurkan pada September 2000 ini memperkenalkan beberapa konsep penting untuk para penggunanya, seperti sistem recovery otomatis. Pada Windows ME, pertama kali diperkenalkan Internet Explorer 5.5Windows Media Player 7, dan Windows Movie Maker.

Windows 2000 – Februari 2000

Dapat dikatakan sebagai kembaran Windows ME, karena lahir pada tahun yang sama. Windows 2000 selanjutnya dikembangkan menjadi Windows XP. Pada Windows 2000, hal yang paling menonjol adalah mulai diperkenalkan sistem hibernation yang terletak bersamaan dengan shutdown, restart dan stand by.

Windows XP – Agustus 2001

Windows XP merupakan salah satu versi Windows yang paling banyak disukai oleh pengguna. Berbasiskan Windows 2000 dan juga elemen yang ramah pengguna dari Windows ME, pada Windows XP, menu Start berwarna hijau dan taskbar memiliki tampilan visual yang sangat baik. Pada Windows XP, diperkenalkanlah ClearType, sebuah program yang didesain untuk memudahkan sebuah teks dibaca pada layar, juga beberapa inovasi lainnya seperti CD-burning, dan fitur autoplay dari sebuah CD.

Windows XP merupakan operating system yang paling lama digunakan, bahkan update dari Windows XP masih tersedia hingga April 2014, 13 tahun setelah pertama kali diluncurkan. Masalah terbesar yang dihadapi Windows XP adalah keamanannya (walaupun terdapat firewalldi dalamnya). Karena kepopulerannya, banyak hacker yang mengeksploitasi program atau sistem Windows XP, misalnya pada bagian Internet Explorer.

Windows Vista – November 2006

Windows XP mengalami tingkat popularitasnya 6 tahun setelah diluncurkan, setelah kemudian Windows Vista hadir pada November 2006. Pada Windows Vista, tampilan Windows lebih fokus pada elemen transparan, seperti search dan security di dalamnya. Pada Windows Vista, terdapat Windows Media Player 11, dan IE 7, juga terdapat speech rocognition, Wondows DVD Maker, serta Photo Gallery di dalamnya.

Walau begitu, Windows Vista sering membuat penggunanya terganggu karena request berbagai macam aplikasi yang ditawarkan. Windows Vista juga berjalan dengan sangat lambat pada komputer lama, bahkan beberapa versi Vista tidak dapat digunakan di PC tertentu. Bahkan banyak orang yang mengatakan bahwa Windows Vista ini merupakan “produk gagal“.

Windows 7 – Juli 2009

Windows 7 diluncurkan dengan misi memperbaiki berbagai macam masalah dan kritik yang diterima oleh Windows Vista. Microsoft menambah kemudahaan pengguna dengan desain dari Windows 7 yang lebih baik. Windows 7 dapat dijalankan dengan lebih cepat, stabil, dan mudah, sehingga banyak pengguna yang akhirnya beralih ke Windows 7 dari sebelumnya XP atau Vista.

Windows 8 – Oktober 2012

Dipasarkan pada Oktober 2012, Microsoft berharap Windows 8 menjadi primadona baru bagi pengguna komputer (yang sebelumnya sudah puas dengan Windows 7). Hal yang paling mencolok dari Windows 8 adalah adanya widget untuk menggantikan daftar berbagai program di tombol Start.

Walaupun begitu, tampilan desktop masih sedikit mirip seperti Windows 7. Windows 8 dapat dijalankan dengan lebih cepat (terutama pada proses booting) dibanding versi Windows sebelumnya. Windows 8 juga dilengkapi dengan USB 3.0.

Windows 8.1 – Oktober 2013

Sebelumnya, Windows 8 tidak memiliki tombol Start di bagian dekstopnya. Hal ini kemudian diperbaiki oleh Microsoft dengan dihadirkannya Windows 8.1 yang dirilis pada Oktober 2013 . Windows 8.1 memunculkan kembali tombol Start, namun dengan ikon yang bergambar empat jendela (logo Windows versi flat), bukan tulisan “Start”. Kembalinya tombol Start ini diharapkan agar lebih memudahkan pengguna yang masih menggunakan mouse dan keyboard tanpa layar sentuh.

Lokasi tombol Start pada Windows 8.1 sama dengan Windows 7, yakni berada di pojok kiri bawah desktop. Perbedaan lain antara Windows 8.1 dengan 8 terletak pada ukuran tile pada Start Screen. Ukuran tile pada Windows 8.1 terlihat jauh lebih fleksibel dan bervariasi.

Windows 10 – Juli 2015

Windows 10 ini dirilis pada Juli 2015. Pada Windows 10 tetap dipertahankan tombol Start dengan desktop yang lebih seimbang. Windows 10 ini memiliki tampilan yang elegan dan minimalis sehingga membuat penggunanya nyaman dalam menggunakannya.

Beberapa fitur yang menarik dari Windows 10 adalah adanya kemampuan untuk mengganti keyboard menjadi mode mouse dan mode tablet, seperti pada komputer seperti Surface Pro 3 yang keyboardnya dapat dilepas. Dengan berbagai kelebihan Windows 10 yang menarik dan memukau, membuat banyak pengguna yang berbondong-bondong melakukan upgrade dari sistem operasi lama mereka ke Windows 10.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian Windows beserta fungsi dan sejarah Windows. Setiap versi Windows memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, sehingga tiap orang memiliki preferensi tersendiri untuk mempertahankan versi Windows yang ia miliki atau menggantinya dengan versi yang lebih baru. Yang jelas, kenyamanan pengguna menjadi salah satu prioritas terpenting yang harus diperhatikan saat Windows mengeluarkan versi barunya nanti.

“MAN JADDA WAJADA, Siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil”

Jumat, 26 Juli 2019 (Minggu ke-15)

ETIKA BISNIS

Haloo semua apa kabar..? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang apa itu etika dalam berbisnis. Oke langsung saja, pembahasan kali ini kami akan mengulas mengenai etika bisnis yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian, tujuan, manfaat, prinsip dan contoh, nah agar lebih memahami dan dimengerti simak pemaparannya dibawah ini.

Pengertian Etika Bisnis

Etika bisnis merupakan cara-cara saat melakukan kegiatan berbisnis yang mencakup semua aspek, baik itu yang berkaitan dengan seorang individu, perusahaan maupun masyarakat. Etika bisnis dapat membangun dan membentuk nilai-nilai, norma dan perilaku yang baik dalam berbisnis. Misalnya dalam perusahaan etika bisnis dapat membentuk perilaku karyawan yang baik, serta dapat membangun hubungan bisnis yang baik juga dengan konsumen maupun mitra kerja perusahaan.

Karena setiap perusahaan dalam berbisnis meyakini bisnis yang baik ialah bisnis yang memiliki etika bisnis yang mematuhi peraturan hukum atau peraturan yang berlaku. Dalam suatu perusahaan etika bisnis dapat menjadikan pedoman untuk melaksanakan aktivitas dalam bekerja, yang dimana bekerja dilandasi dengan etika, moral, kejujuran dan profesionalisme.

Tujuan Etika Bisnis

Sedangkan tujuan etika bisnis salah satunya ialah memberikan kesadaran akan moral dan memberikan batasa kepada para pelaku bisnis supaya dalam menjalankan bisnisnya dengan bersikap baik, sehingga tidak berperilaku yang dapat merugikan banyak pihak yang ada hubungannya dengan bisnis tersebut.

Jadi etika bisnis dapat mengatur dan mengarahkan para pelaku bisnis untuk mewujudkan manajemen maupun citra yang baik dalam berbisnis, sehingga bisnis tersebut dapat diikuti oleh semua orang yang mempercayai adanya bahwa bisnis itu memiliki etika yang baik.

Dan dengan etika bisnis juga maka kegiatan bisnis dapat jauh dari citra buruk seperti citra yang kotor, licik dan penuh dengan penipuan. Ciri-ciri bisnis yang memiliki etika baik diantaranya seperti tidak merugikan pembisnis atau usaha orang lain, tidak melanggar aturan atau hukum yang berlaku, tidak membuat suasana yang tidak kondusif pada saingan bisnisnya dan memiliki izin usaha yang sah serta jelas.

Manfaat Etika Bisnis Untuk Perusahaan

Beberapa manfaat yang biasa didapatkan dari etika bisnis bagi perusahaan diantaranya yaitu:

Dapat Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan

Etika bisnis sangat penting bagi perusahaan, terutama perusahaan besar yang dimana memiliki banyak sekali karyawan yang tidak saling mengenal. Setiap karyawan pada perusahaan akan terikat dengan peraturan standar etis yang sama, maka jika ada suatu kasus yang timbul maka akan mengambil keputusan yang sama.

Perusahaan Dapat Menjelaskan Bagaimana Menilai Tanggung Jawan Sosialnya

Dengan biasa menjelaskan tanggung jawab sosial atau dengan menggunakan pendekatan sosial perusahaan tidak hanya mendapatkan keuntungan dari segi ekonomi saja, tapi mendapatkan keuntungan dari segi sosial juga. Jika perusahaan telah bertanggung jawab dari segi sosial maka usaha akan berjalannya secara baik, sehingga secara tidak langsung perusahaan akan terhindar dari konflik sosial yang dapat merugikan.

Dapat Menyediakan Perusahaan Atau Dunia Bisnis Kemungkinan Untuk Mengatur Dirinya Sendiri

Hal ini disebut juga dengan “self regulation” merupakan suatau proses dimana individu dapat mengatur pencapainnya sendiri. Dapat menentukan target mereka, melakukan evaluasi terhadap kesuksesan mereka ketika telah tercapainya target tersebut dan memberikan penghargaan kepada diri mereka sendiri karena mereka telah mencapai target yang diinginkannya.

Dapat Membantu Menghilangkan Grey Area Pada Bidang Etika

Misalnya kesetaraan penerimaan gaji, penggunaan tenaga kerja dibawah umur dan kewajibab perusahaan dalam menjaga lingkungan hidup, sehingga perusahaan memiliki batasan-batasan dalam menjalankan bisnisnya.

Dapat Meningkatkan Daya Saing Perusahaan

Memilikiu daya saing saat ini sudah menjadi keharusan bagi setiap perusahaan, karena jika suatu perusahaan tidak memiliki daya saing, usahanya tidak akan bertahan lama. Jika suatu usaha atau bisnis memiliki etika yang baik, maka bisnisnya akan mengalami perkembangan dan semakin meningkatkan daya saing maupun kemampuannya untuk bersaing di pasaran dengan perusahaan atau pembisnis lain.

Dapat Meningkatkan Kepercayaan Investor Pada Perusahaan

Bagi perusahaan yang sudah go publik maka akan mendapatkan manfaat berupa meningkatnya kepercayaan para investor untuk berinvestasi, jika terjadi kenaikan harga saham maka biasanya akan menarik minat investor untuk berinvestasi atau membeli saham perusahaan.

Dapat Membangun Citra Positif Perusahaan

Etika bisnis juga dapat membangun citra yang baik tentang perusahaan dimata para mitra bisnis maupun para konsumen. Maka dengan citra yang baik akan menjaga kelangsungan hidup perusahaan tersebut.

Prinsip Etika Bisnis

Adapun prinsip etika bisnis diantaranya yaitu:

Memiliki Kejujuran Saat Berkomunikasi Dan Bersikap

Ketika membangun suatu bisnis diperlukan kejujuran saat berkomunikasi maupun bersikap dengan mitra kerja dan juga konsumen, sehingga usaha yang dingun akan semakin di percaya.

Selalu Memenuhi Janji Dan Komitmen

Pembisnis yang baik harus selalu memenuhi setiap janjinya dan selalu berkomitmen dalam menjalankan usaha bisnisnya.

Memiliki Integritas

Maksudnya dalam berbisnis atau menjalankan usaha maka diperlukan konsistensi pada pemikiran, ucapan maupun perbuatan.

Memiliki Loyalitas

Lalu yang penting lainnya dalam berbisnis yakni memiliki loyalitas yang tinggi terhadap bisnis yang di jalani. loyalitas dapat dilihat dari kerja keras dan keseriusan dalam menjalani bisnis, bekerja sesuai dengan visi dan misi, serta tidak mencampur adukan urusan pekerjaan dengan urusan pribadi.

Contoh Etika Dalam Berbisnis

1. Menyebutkan Nama

Umumnya para pengusaha menyebutkan nama seseorang secara lengkap saat bertemu dengan orang baru, misalnya calon partner bisnis. Ini merupakan cara sederhana yang biasa dilakukan oleh pengusaha yang memiliki etika baik.

Namun, terkadang cukup menyebutkan nama singkat saja bila memang nama orang tersebut terlalu panjang atau sulit diucapkan.

2. Berdiri Saat Berkenalan

Pada umumnya, para pengusaha yang beretika baik melakukan hal ini. Dengan berdiri saat berkenalan maka seseorang akan merasa diperlakukan dengan baik.

Namun, bila situasi tidak memungkinkan maka dengan cara membungkuk dapat dilakukan untuk menunjukkan bahwa seseorang punya sikap positif terhadap orang lain.

3. Mengucapkan Terimakasih

Ucapan “terimakasih” merupakan kata sederhana namun memiliki dampak yang besar bagi banyak orang. Dengan mengucapkan terimakasih, maka ini menunjukkan bahwa seseorang menghargai orang lain.

Namun, jangan mengucapkannya secara berlebihan karena dapat menimbulkan kesan tidak tulus atau seperti dibuat-buat.

4. Tuan Rumah Bayar Tagihan

Tidak jarang pertemuan dengan rekan bisnis dilakukan di luar, misalnya mengundang rekan bisnis untuk makan siang bersama di restoran. Pihak yang mengundang atau tuan rumah sebaiknya yang membayar tagihan tersebut.

Bila rekan bisnis tersebut menolak dengan alasan tertentu, tuan rumah tetap harus membayar tagihan tersebut dengan alasan bahwa perusahaan akan mengganti biaya tersebut.

“MAN JADDA WAJADA, Siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil”

Jumat, 19 Juli 2019 (Minggu ke-14)

MANAJEMEN RISIKO

Haloo semua apa kabar..? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang manajemen risiko dalam berbisnis. Oke langsung saja,

Resiko bisnis adalah suatu akibat yang mungkin dapat terjadi pada sebuah bisnis yang sedang berlangsung maupun yang akan datang. Sifat dari risiko bisnis itu sendiri adalah tidak pasti dan sebagian besar menimbulkan kerugian. Risiko bisnis merupakan situasi yang tidak dikehendaki oleh para pelaku bisnis, namun risiko bisnis sendiri selalu tidak bisa dihindarkan. Risiko ini biasanya muncul karena faktor pelaku bisnis itu sendiri, dan dapat muncul karena kegiatan dan keputusan yang diambil dalam kegiatan rutinitas sehari-hari.

Menurut Abbas Salim, ada 3 faktor yang memengaruhi ketidakpastian yang nantinya akan menyebabkan kerugian. Ketidakpastian tersebut dapat disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut:.

– Ketidakpastian ekonomi (economic uncertainly caused)

– Ketidakpastian yang disebabkan oleh alam (nature uncertainly caused).

– Ketidakpastian yang disebabkan oleh perilaku manusia (human uncertainly caused).

Tujuan Manajemen Risiko

Secara umum ada enam tujuan risk management dalam perusahaan atau badan usaha, diantaranya adalah:

1. Melindungi Perusahaan

Memberikan perlindungan terhadap perusahaan dari tingkat risiko signifikan yang bisa menghambat proses pencapaian tujuan perusahaan.

2. Membantu Pembuatan Kerangka Kerja

Membantu dalam proses pembuatan kerangka kerja manajemen risiko yang konsisten atas ririko yang ada pada proses bisnis dan fungsi-fungsi di dalam sebuah perusahaan.

3. Mendorong Manajemen Agar Proaktif

Mendorong manajemen agar bertindak proaktif dalam mengurangi potensi risiko, dan menjadikan manajemen risiko sebagai sumber keunggulan bersaing dan kinerja perusahaan.

4. Sebagai Peringatan untuk Berhati-Hati

Mendorong semua individu dalam perusahaan agar bertindak hati-hati dalam menghadapi risiko perusahaan demi tercapainya tujuan yang diinginkan bersama.

5. Meningkatkan Kinerja Perusahaan

Membantu meningkatkan kinerja perusahaan dengan menyediakan informasi tingkat risiko yang disebutkan dalam peta risiko/ risk map. Hal ini juga berguna dalam pengembangan strategi dan perbaikan proses risk management secara berkesinambungan.

6. Sosialisasi Manajemen Risiko

Membangun kemampuan individu maupun manajemen untuk mensosialisasikan pemahaman tentang risiko dan pentingnya risk management.

Jenis-Jenis Manajemen Risiko

Seiring dengan perkembangannya, manajemen risiko terbagi dalam beberapa hal; Resiko Operasional, Resiko Hazard, Resiko Finansial, Resiko Strategik.

1. Manajemen Risiko Operasional

Manajemen ini berkaitan dengan resiko yang timbul akibat gagal fungsi proses internal, misalnya karena human error, kegagagalan sistem, faktor luar seperti bencana dsb. Dalam menejemen resiko operasional, ada empat faktor penyebab resiko antara lain manusia, proses, sistem dan kejadian eksternal.

Dengan memahami manajemen risiko ini, perusahaan bisa mengambil langkah preventif atau bahkan sanksi supaya kapasitas produksi dan layanan terjaga semisal ada hal yang tidak diinginkan terjadi.

2. Manajemen Hazard

Manajemen hazard berkaitan dengan kondisi potensial yang mengakibatkan kebangkrutan dan kerusakan. Ketika kita membahas hazard, tentu kita juga membahas peril. Resiko perilaku yaitu peristiwa yang bisa menimbulkan kerugian bisnis. Dalam hal ini ada tiga macam hazard yang harus diketahui, antara lain legal hazard, physical hazard dan moral hazard.

Contoh hazard legal misalnya pelanggaran atau pengabaian peraturan bisnis yang bisa menyebabkan kebangkrutan, seperti pelanggaran SOP atau peraturan perusahaan yang akhirnya berakibat fatal. Sementara physical hazard bisa berupa mesin yang sudah tua dan menimbulkan resiko kerugian saat produksi.

Seperti kecelakaan pegawai karena mesin dan sebagainya. Untuk moral hazard contohnya yaitu sikap seorang karyawan dilingkungan kerja yang menimbulkan kerugian. Misalnya karyawan tidak jujur dan sering korupsi uang. Atau karyawan yang tidak melayani konsumen dengan baik sehingga berakibat buruk pada perusahaan.

3. Manajemen Resiko Finansial

Manajemen resiko finansial yaitu upaya pengawasan resiko dan perlindungan hak milik, keuntungan, harta dan aset sebuah badan usaha. Pada prakteknya, proses pengelolaan resiko ini meliputi identifikasi, evaluasi dan melakukan pengendalian resiko bila ditemukan hal yang mengancam keberlangsungan organisasi.

Manajemen ini sangat penting karena ini merupakan salah satu sumber daya perusahaan. Karena itu seorang akuntan harus benar-benar mempertimbangkan berbagai resiko lainnya yang berhubungan dengan keuangan, seperti:

  • Resiko likuiditas
  • Diskpntinuitas pasar
  • Resiko kredit
  • Resiko regulasi
  • Resiko pajak
  • resiko akuntansi

Menejemen ini juga tidak lepas dari perubahan kurs mata uang yang erat kaitannya dengan perubahan inflasi, neraca perdagangan, kapasitas utang, suku bunga dsb.

3. Manajemen Resiko Strategis

Manajemen ini berkaitan dengan pengambilan keputusan. Resiko yang biasanya muncul adalah kondisi tak terduga yang mengurangi kemampuan pelaku bisnis untuk menjalankan strategi yang direncanakan. Dalam hal ini beberapa faktor seperti resiko operasi, resiko asset impairment, resiko kompetitif atau bahkan resiko frenchise (bila ada).

Seperti yang tertulis dalam pengertian enterprise risk management di atas, untuk mengetahui resiko yang kemungkinan besar terjadi dan merugikan perusahaan adalah dengan menuliskan item penting, Anda bisa membuat beberapa daftar berikut ini:

  • Daftar resiko
  • Penilaian resiko tersebut sesuai dengan kecenderungannya dan juga dampaknya
  • Penilaian pada kondisi saat ini yang sedang terjadi
  • Rencana tindakan bila resiko terburuk benar-benar muncul

Komponen Manajemen Risiko

Ada beberapa komponen dan proses dalam manajemen risiko. Menurut COSO (Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission) komponen tersebut adalah:

1. Lingkungan Internal (Internal Environment)

Komponen ini adalah sikap manajemen di semua level terhadap operasi secara umum dan konsep kontrol secara khusus. Hal ini mencakup: etika, kompetensi, serta integritas dan kepentingan terhadap kesejahteraan organisasi.

2. Penentuan Sasaran (Objective Setting)

Perusahaan menetapkan tujuan operasional sebagai dasar untuk mengidentifikasi dan mengelola segala risiko. Sasaran ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu

  • Strategic objective; fokus pada upaya realisasi visi dan misi
  • Activity objective: fokus pada kegiatan operasional, reportasi, dan kompliansi

3. Identifikasi Peristiwa (Event Identification)

Manajemen melakukan identifikasi terhadap berbagai kejadian potensial yang berpengaruh pada strategi dan pencapaian tujuan perusahaan. Berbagai kejadian tak pasti tersebut bisa memberikan dampak positif, namu bisa juga memberikan risiko.

4. Penilaian Risiko (Risk Assessment)

Risk assessment memungkinkan sebuah organisasi untuk menilai sebuah kejadian atau keadaan dan kaitannya dengan pencapaian tujuan organisasi. Manajemen perlu melakukan analisis dampak yang mungkin terjadi akibat risiko tersebut dengan dua perspektif, yaitu:

  • Likelihood (kecenderungan/ peluang)
  • Impact/ consequnce (besaran dari realisasi risiko)

5. Tanggapan Risiko (Risk Response)

Manajemen melakukan penilaian terhadap risiko, lalu menentukan sikap atau respon terhadap risiko tersebut. Respon dari manajemen ini tergantung apa risiko yang dihadapi

Respon atau tanggapan tersebut bisa dalam bentuk:

  • Menghindari risiko (avoidance)
  • Mengurangi risiko (reduction)
  • Memindahkan risiko (sharing)
  • Menerima risiko (acceptance)

6. Aktivitas Pengendalian (Control Activities)

Proses ini merupakan penyusunan prosedur atau kebijakan yang membantu memastikan bahwa respon terhadap risiko yang dipilih memadai dan terlaksana dengan baik. Aktivitas ini meliputi:

  • Pembuatan kebijakan dan prosedur
  • Delegasi wewenang
  • Pengamanan kekayaan perusahaan
  • Pemisahan fungsi
  • Supervisi

7. Informasi dan Komunikasi (Information and Communication)

Aktivitas ini fokus pada identifikasi informasi dan menyampaikannya kepada pihak terkait melalui media komunikasi yang sesuai. Dengan begitu, setiap orang yang mendapatkan informasi tersebut dapat melakukan tugas dan tanggungjawabnya dengan baik.

Beberapa faktor penting dalam penyampaian informasi tersebut diantaranya:

  • Kualitas informasi
  • Arah komunikasi
  • Alat komunikasi

8. Pemantauan (Monitoring)

Monitoring adalah komponen terakhir dalam manajemen risiko. Proses pemantauan dilakukan secara terus menerus untuk memastikan setiap komponen lainnya berfungsi sebagaimana mestinya. Hal penting yang perlu diperhatikan dalam proses monitoring adalah pelaporan yang tidak lengkap atau berlebihan.

Di atas tadi adalah penjelasan ringkas mengenai pengertian manajemen risiko perusahaan, tujuan, jenis, dan komponennya. Sekian dan terimaksih semoga bermanfaat!

“MAN JADDA WAJADA, Siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil”

Jumat, 12 Juli 2019 (Minggu ke-13)

CORPORATE GOVERNANCE

Haloo semua apa kabar..? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang apa itu corporate governance. Oke langsung saja,

Corporate governance dapat didefinisikan sebagai proses dan struktur yang diterapkan dalam menjalankan perusahaan, dengan tujuan akhir meningkatkan nilai/keuntungan pemegang saham (shareholders) dengan sedapat mungkin tetap memperhatikan kepentingan semua pihak yang terkait (stakeholders). Penerapan good corporate governance ini harus dimulai pertama-tama dari pembenahan struktur dan sistem pengelolaan, melalui pemberdayaan organ-organ perusahaan itu sendiri, yaitu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), komisaris, dan direktur. Berikutnya adalah melalui upaya agar perusahaan bisa mengakomodasikan kepentingan-kepentingan stakeholders yang terkait dengan perusahaan. Pengertian stakeholders ini dapat di bagi dua yaitu stakeholders utama (primary) dan kedua (secondary). Stakeholders utama yaitu para pemegang saham dan investor, karyawan dan manajer, pelanggan, pemasok, rekanan bisnis, serta masyarakat setempat. Stakeholders kedua yaitu pemerintah, masyarakat umum (khususnya yang kepentingannya terkait dengan perusahaan), institusi-institusi umum, lembaga-lembaga swadaya masyarakat (NGO), media, akademisi, kelompok asosiasi bisnis, dan pesaing.

Oleh sebab itu, masalah good corporate governance sebetulnya bukan hanya masalah bagaimana meningkatkan laba perusahaan, meningkatkan nilai saham di bursa dan memberikan deviden yang sebesar-besarnya kepada shareholders, melainkan bagaimana perusahaan tersebut bisa memberikan kontribusi bisa memberikan kontribusi positif dan membina hubungan baik dengan para stakeholders.

Prinsip Good Corporate Governance (GCG)

Sesuai dengan Peraturan Menteri BUMN No. Per-01/MBU/2011 tanggal 1 Agustus 2011, prinsip – prinsip dari GCG adalah:

  • Transparency
  • Accountability
  • Responsibility
  • Independency
  • Fairness

Transparency / Transparansi adalah keterbukaan informasi yang cukup, akurat, dan tepat waktu kepada para pemangku kepentingan (stakeholder).

Accountability / Akuntabilitas adalah kejelasan fungsi , pelaksanaan, dan pertanggung jawaban perusahaan sehingga pengelolaan terlaksana dengan efektif.

Prinsip akuntabilitas memberi kejelasan hak dan kewajiban antara pemegang saham, dewan direksi, dan dewan komisaris.

Responsibility / Pertanggungjawaban adalah kesesuaian pengelolaan perusahaan terhadap peraturan dan prinsip korporasi yang sehat. Contoh dari prinsip pertanggungjawaban adalah keselamatan pekerja, kesehatan pekerja, pajak, dsb.

Independency / Kemandirian adalah pengelolaan perusahaan secara profesional tanpa benturan kepentingan dan pengaruh dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan undang – undang serta prinsip korporasi yang sehat.

Contoh dari kemandirian adalah dewan komisaris dan dewan direksi memiliki pendapat yang independen pada setiap pengambilan keputusan, namun masih bisa mendapat masukan dari konsultan atau sumber daya manusia lainnya yang berguna untuk menunjang kemajuan perusahaan.

Fairness / Kewajaran adalah keadilan dan kesetaraan dalam memenuhi hak pemangku kepentingan (stakeholder) yang timbul berdasar perjanjian dan peraturan undang – undang.

Contoh dari fairness adalah perlakuan yang setara kepada publik, otoritas pasar modal, komunitas pasar modal, dan pemangku kepentingan. Karyawan juga diperhatikan dengan baik hak serta kewajibannya secara adil dan wajar. Sekian dan terimakasih semoga bermanfaat!

“MAN JADDA WAJADA, Siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil”

Jumat, 5 Juli 2019 (Minggu ke-12)

MOTIVASI

Haloo semua apa kabar..? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang motivasi dalam berbisnis. Oke langsung saja,

Sebenarnya, apa itu motivasi? Pengertian Motivasi adalah suatu dorongan atau alasan yang menjadi dasar semangat seseorang untuk melakukan sesuatu untuk mencapai tujuan tertentu. Arti motivasi juga dapat didefinisikan sebagai semua hal yang menimbulkan dorongan atau semangat di dalam diri seseorang untuk mengerjakan sesuatu.

Secara etimologi kata motivasi berasal dari bahasa Inggris, yaitu “motivation”, yang artinya “daya batin” atau “dorongan”. Sehingga pengertian motivasi adalah segala sesuatu yang mendorong atau menggerakkan seseorang untuk bertindak melakukan sesuatu dengan tujuan tertentu.

Motivasi bisa datang dari dalam diri sendiri ataupun dari orang lain. Dengan adanya motivasi maka seseorang dapat mengerjakan sesuatu dengan antusias.

Menjadi seorang entrepreneur bukanlah hal yang mudah, banyak sekali rintangan dan permasalahan lain yang dapat menghiasi perjuangan seorang pengusaha. Selain kerja keras, seorang pengusaha sangatlah membutuhkan motivasi diri, karena dalam menjalankan usaha pasti memerlukan sebuah semangat dan tekad yang kuat.

Tanpa adanya motivasi, maka pengusaha akan sulit untuk bertindak bahkan pada saat Ia memulai untuk memutuskan membangun sebuah usaha atau menjadi seorang entrepreneur. Padahal dalam menjalankan bisnis, tindakan merupakan hal yang sangat penting bagi seorang pengusaha, jika tidak ada tindakan maka tidak akan ada hasil yang didapatkan.

Apakah Anda bertanya-tanya, bagaimana cara pengusaha mengatasi hambatan, mempertahankan fokus, menjalankan kedisiplinan dan menciptakan sebuah perusahaan yang sukses? Apakah karena ia genius? Atau apakah sebuah kebetulan yang menguntungkan? Kira-kira kunci sukses apa yang mereka lakukan?

Sebagian besar jawaban dari pertanyaan tersebut terletak pada motivasi. Mengapa seperti itu? Mengutip halaman entrepreneur.com, Psychology Today mendefinisikan motivasi sebagai “keinginan untuk melakukan sesuatu.” Sedangkan untuk definisi yang lebih rinci lagi adalah “Sebuah proses yang memulai, membimbing, dan mempertahankan perilaku yang berorientasi pada tujuan.”

Jika Anda melihat seorang pengusaha yang sedang naik daun berarti hal yang Anda lihat adalah motivasi yang luas biasa yang berkaitan dengan perilaku berorientasi pada tujuan. Sebuah motivasi itu sama seperti dorongan dari mesin jet, yakni sesuatu yang dapat mengubah seorang individu dari seseorang yang pasif menjadi pemimpin yang aktif.

Apakah Anda ingin motivasi yang bisa membantu Anda mengembalikan semangat untuk menjadi seorang pengusaha? Simak penjelasannya berikut ini:

Mereka tahu apa yang seharusnya dilakukan dalam hidup

Pengertian motivasi sangatlah luas dan juga bervariasi, sehingga sering kali menjadi sesuatu yang rumit untuk dipahami. Namun, sama beragamnya dengan teori motivational, ada satu hal yang menyatukan semua pengertian tersebut, yakni Motivasi itu menjawab semua mengapa.

Setiap manusia tentunya pernah bergulat dengan pertanyaan mengenai suatu eksistensi yang besar seperti, “mengapa saya di sini?” Apa tujuan saya? Ataupun lainnya. Meskipun jawaban yang pasti dan sudah didukung dengan data terhadap pertanyaan existential itu hampir tidak pernah terjadi dalam beberapa millennium terakhir ini, setidaknya Anda bisa memilih sebuah jawab untuk diri Anda sendiri.

Dan hanya ada satu jawaban yang mungkin dapat menyelesaikan semua pertanyaan mengenai eksistensi seseorang, yakni tujuan dari kehadiran seseorang yang menjadi prinsip dasar kehidupan. Anda harus mengetahui mengapa Anda hidup agar dapat benar-benar hidup.

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah untuk menentukan tujuan Anda, melalui pertanyaan mengapa. Setelah Anda menjawab pertanyaan mengapa tersebut, berarti Anda telah membuka pintu pertama di jalan Anda menuju sebuah motivasi yang konstan.

Mereka mengetahui apa yang harus mereka lakukan setiap hari

Motivasi memang dimulai dengan cara yang sangat luas, namun bukan berarti tidak mendetail dan tidak terbatas. Jika Anda sudah mengetahui apa yang seharusnya Anda lakukan dalam hidup, maka Anda dapat menentukan apa yang harus Anda lakukan setiap hari.

Cara tersebut merupakan salah satu definisi dari pengusaha sukses. Mereka akan menghadapi hari-hari mereka dengan beragam jenis tugas, sasaran, dan tentunya tujuan yang sudah mereka tetapkan. Leo Babauta seorang penulis blog Zen Habits mengakan sebuah istilah yang disebut dengan ‘Big Rocks’ yang mewakili hal-hal besar atau penting yang ingin Anda selesaikan pada minggu ini.

Jika memiliki beberapa big rocks yang menanti Anda tiap minggu, selesaikanlah pada minggu itu juga agar Anda tetap sesuai dengan tujuan yang telah Anda buat sejak awal. Mengetahui bahwa ada batuan besar yang akan Anda hadapi dan mengetahui bahwa Anda juga harus menyelesaikannya dapat menciptakan rasa motivasi pada diri Anda yang tidak akan berhenti sepanjang hari.

Mereka mempersiapkan mental mereka setiap hari

Memiliki perencanaan mengenai apa saja yang Anda lakukan setiap hari bukanlah langkah terakhir untuk mendapatkan motivasi sebagai seorang pengusaha. Mengutip sebuah akun Instagram motivational, before5am mengatakan bahwa persiapan mental merupakan salah satu kunci untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses.

Dalam akun tersebut membagikan 4 hacks atau tips bagaimana meningkatkan motivasi diri sendiri:
• Musik bisa menjadi cara tercepat untuk membuat pikiran Anda menjadi powerful state
• Di dalam ponsel Anda, Anda bisa membuat sebuah album dari hal-hal yang Anda inginkan dalam kehidupan
• Tempatkan tujuan-tujuan Anda berada tepat di samping kasur Anda
• Lihat beberapa materi motivational di dalam YouTube

Sebenarnya ada begitu banyak teknik yang bisa dilakukan untuk mempersiapkan mental Anda setiap harinya, namun satu prinsip yang berlaku adalah persiapan mental yang dilakukan sebelum Anda memulai hari Anda adalah kunci untuk memenuhi kebutuhan motivasi sepanjang hari Anda.

Mereka menolak untuk mengandalkan disiplin diri saja

Terdapat sebuah aura rasa hormat dan harga diri yang mengelilingi seseorang yang berdisiplin diri. Sebenarnya, bagaimanapun berdisiplin diri sama seperti otot. Dan sama pula seperti semua otot, kemauan yang keras bisa sangat melelahkan.

Apalagi untuk disiplin diri, sangat terbatas. Anda tentu pernah mendengar nama Benjamin Franklin bukan? Ia terkenal karena mengejar kesempurnaan moral. Pada akhir eksperimen itu, Ia menuliskan bahwa, “I never arrived at the perfection, I had been so ambitious of obtaining, but fell far short of it.”

Self-discipline akan membuat diri Anda kecewa, namun dengan sebuah motivasi yang dalam dan mendasar akan mendukung Anda. Anda bisa menggunakan disiplin diri untuk meningkatkan usaha Anda, tetapi jangan mengandalkannya.

Mereka menulis peraturan untuk diri mereka sendiri

Sebuah motivasi diri berarti Anda memiliki keberanian untuk menciptakan peraturan di dalam hidupnya sendiri. Pada saat yang sama, semua orang akan dikelilingi oleh orang lain, kelompok dan juga pengaruh dari luar diri seseorang tersebut. Kehadiran kelompok-kelompok ini tentu saja akan mempengaruhi persepsi, tujuan, visi, dan juga impian seseorang.

Namun ada satu hal yang dapat mengatasi tekanan eksternal tersebut dan dengan membuat buku panduan di dalam hidupnya sendiri pun dapat menciptakan sebuah motivasi diri yang luar biasa. Semoga bermanfaat!

“MAN JADDA WAJADA, Siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil”

Jumat, 28 Juni 2019 (Minggu ke-11)

Human Resources

Haloo semua apa kabar..? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang Human Resources. Oke langsung saja,

Apa sih HR? HR adalah akronim dari Human Resources. HR atau HRD? Sama saja. HR atau HRD merupakan bagian terpenting yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup perusahaan.Oleh karena itu, beberapa perusahaan menganggap bahwa HR adalah nyawa bagi perusahaan. Pada dunia kerja, HR memiliki tugas dalam proses rekrutmen atau pencarian tenaga kerja, mulai dari mencari kandidat terbaik, melakukan sesi wawancara atau interview, sampai proses penyeleksian. HR juga bertanggung jawab penuh dalam mengelola dan menggali kemampuan dari setiap tenaga kerja yang ada, serta mengembangkan potensi para tenaga kerja ini melalui beberapa metode, seperti membuat penilaian kinerja karyawan atau yang kita kenal dengan KPI (Key Performance Index) dan juga memberikan pelatihan-pelatihan atau trainning mengenai kepemimpian dan keterampilan lain dalam dunia kerja.

Aset terbesar suatu perusahaan adalah karyawannya, sehingga dapat dikatakan bahwa dibalik perusahaan yang sukses terdapat HR yang sangat baik. Ya, jika HR yang tidak baik pasti akan menghasilkan SDM yang buruk dan membuat performa perusahaan menjadi turun. HR yang baik harus dapat merekrut karyawan dan mengelolannya secara komprehensif dan integratif.

Di dalam perusahaan, posisi HR manajer membawahi bagian General Affair (GA), Rekrutmen, Trainning and Development, dan Compensation and Benefit. Namun, untuk perusahaan yang masih kecil HR Manager harus melakukan semuanya. Beberapa perusahaan memisahkan antara HR dan GA, karena tantangan yang akan dihadapi oleh departemen HR ke depan semakin berat.

Jika diibaratkan menanam padi, HR adalah petani yang merawat padi (karyawan) dengan cara membajak sawah, memberikan pupuk, mengairi sawah agar padi tidak kekurangan atau kebanyakan air, dan menyemprotkan obat hama, sehingga nantinya dihasilkan padi yang bagus. Namun, hal yang paling membuat HR jengkel adalah bajak-membajak karyawan. Ada beberapa HR yang ingin instan memetik hasil, ini dilakukan dengan cara menawarkan gaji yang lebih besar dari gaji si karyawan sebelumnya apabila si karyawan mau pindah ke perusahaan baru tersebut. Jika hal tersebut tidak ingin terjadi, HR manajer harus jeli mengawasi perkembangan gaji dari karyawan kompetitor. Selain memonitor perkembangan gaji, HR juga harus mendidik/menanamkan karyawan mengenai loyalitas terhadap perusahaan dan benefit yang didapat apabila karyawan tersebut loyal. Semoga Bermanfaat!

“MAN JADDA WAJADA, Siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil”

Jumat, 21 Juni 2019 (Minggu ke-10)

PROMOSI

Hasil gambar untuk promosi

Haloo semua apa kabar..? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang promosi dari sebuah produk. Oke langsung saja,

Apa itu promosi? Pengertian Promosi adalah suatu akitivitas komunikasi yang dilakukan oleh seseorang atau suatu perusahaan dengan masyarakat luas, dimana tujuannya adalah untuk memperkenalkan sesuatu (barang/ jasa/ merek/ perusahaan) kepada masyarakat dan sekaligus mempengaruhi masyarakat luas agar membeli dan menggunakan produk tersebut.

Promosi adalah kegiatan pemasaran yang umum dilakukan tenaga pemasar untuk memberikan informasi suatu produk dan mendorong konsumen agar melakukan pembelian produk tersebut. Cara dan media promosi ada banyak sekali, bahkan metode promosi selalu berkembang dari waktu ke waktu.

Setiap pelaku bisnis selalu menginginkan bisnisnya berjalan lancar dan terus mengalami peningkatan. Tapi dengan banyaknya usaha yang dirintis oleh masyarakat, baik dalam skala besar maupun kecil, dapat mengakibatkan persaingan yang semakin ketat.

Untuk mengatasi persaingan ini, usaha yang dikelola harus mempunyai nilai lebih agar konsumen menjadi tertarik. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah melakukan promosi agar barang atau jasa yang ditawarkan semakin dikenal masyarakat.

Strategi berpromosi untuk meningkatkan penjualan ini harus dipikirkan dengan matang. Jangan sampai promosi yang Anda lakukan tidak membuahkan hasil sama sekali. Padahal ketika mempromosikan barang atau jasa, ada investasi uang, waktu dan pikiran di dalamnya.

Bagaimana Berpromosi yang Baik

  • Target Pasar

Salah satu aspek promosi yang paling penting adalah target pasar. Perusahaan harus menentukan target pasar yang ingin dituju. Misalnya, promosi yang dilakukan untuk meningkatkan penjualan popok. Maka strategi yang dilakukan adalah melakukan promosi kepada para ibu rumah tangga. Apabila targetnya salah, bukan tidak mungkin penjualan tidak akan membuahkan hasil.

  • Desain Media Promosi

Setelah target pasar terpenuhi, yang harus dilakukan selanjutnya adalah menggunakan media promosi yang cocok, baik dari segi anggaran maupun visual. Anggaran yang tidak banyak bukan berarti promosi yang berkualitas tidak dapat dihasilkan. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda wajib mencurahkan lebih banyak banyak pikiran dan waktu agar menghasilkan desain promosi yang unik.

  • Interaksi

Berpromosi itu harus melibatkan interaksi yang baik antara penjual dan pembeli. Contoh, seorang penjual sedang menyebarkan brosur pada sebuah acara. Ada seseorang yang tertarik setelah melihat sekilas judul tulisan pada brosur tapi dia tidak mau membaca dan menginginkan si penyebar brosur untuk menjelaskan.

Pada situasi ini, penyebar brosur tidak boleh marah-marah. Dia harus menjelaskan secara rinci apa yang ditanyakan. Mungkin saja orang tersebut sedang mencari suatu barang dalam jumlah besar dan berminat menjatuhkan pilihan pada perusahaan Anda.

  • Peninjauan

Setelah melakukan promosi, perusahaan harus meninjau hasil yang didapatkan dari promosi. Jika penjualan mengalami peningkatan, maka promosi tersebut dapat diteruskan. Apabila tidak, maka pengusaha dapat menggunakan media-media lain yang lebih efektif dalam menarik pembeli.

 Promosi Melalui Media Digital

Perkembangan teknologi dan media informasi telah mengubah cara promosi di era digital. Beberapa promosi melalui media digital yang banyak dilakukan adalah melalui media sosial, jaringan website, mesin pencari, dan lain-lain.

Para pengusaha yang sudah melek teknologi lebih memilih untuk mempromosikan bisnis mereka melalui internet. Selain karena lebih murah, dapat menjangkau banyak orang, serta proses promosinya juga dianggap lebih mudah dan cepat.

Kelebihan promosi melalui media digital adalah biayanya yang cenderung lebih murah, pelaksanaannya lebih mudah dan cepat, serta dapat menjangkau pengguna internet di seluruh dunia.

Sedangkan kekurangan promosi digital adalah dibutuhkannya kreatifitas dalam berpromosi secara terus menerus karena ada banyak kompetitor yang bermain di dalamnya. Dengan kata lain, kunci keberhasilan promosi digital adalah pada keunikan dan tepat sasaran.

Contoh Promosi

Sebenarnya kita sudah sering sekali melihat dan mendengar promosi setiap harinya, baik melalui televisi, smartphone, majalah, dan berbagai media lainnya. Berikut ini adalah beberapa contoh promosi yang pernah berlangsung:

  1. Promosi di restaurant: Beli Makanan A Gratis Minuman Dingin.
  2. Promosi penjualan retail: Membeli 2 Pasang Kaus Kaki, Gratis 1 Pasang Kaus Kaki.
  3. Promosi provider telekomunikasi: Nelpon selama 10 menit dapat Gratis telpon selama 1 jam ke provider yang sama.
  4. Promosi penjualan property: Beli Rumah Dapat Kulkas dan AC

Masih banyak contoh promosi yang bisa kita temukan setiap hari. Berbagai promosi tersebut bertujuan untuk mempengaruhi penilaian calon konsumen sehingga memutuskan untuk segera membeli. Demikianlah penjelasan ringkas mengenai pengertian promosi penjualan, tujuan promosi, jenis-jenis promosi, dan contoh promosi. Semoga bermanfaat.

“MAN JADDA WAJADA, Siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil”

Jumat, 24 Mei 2019 (Minggu ke-9) 

Distribusi Produk

Hasil gambar untuk Distribusi Produk

Haloo semua apa kabar..? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang distribusi produk. Oke langsung saja, pengertian distribusi produk dalam ilmu marketing merupakan kegiatan dari pemasaran berupa penyampaian suatu produk dari perusahaan produsen kepada konsumen melalui perantara seperti distributor.

Distribusi ini dilakukan untuk melakukan pemerataan produk kepada konsumennya sehingga produk yang menjadi kebutuhan konsumennya ini bisa terpenuhi.

Peranan dari distributor ini tentu saja untuk mengembangkan bisnis dalam pemasaran dan distribusi produk. Distributor ini dalam mendistribusikan produknya memiliki pelaku pemasaran yang banyak.

Pelaku pemasaran distributor ini selain hanya untuk menawarkan produk untuk meningkatkan penjualan, tentu saja pelaku pemasaran ini melakukan distribusi produk. Distribusi produk ini diperlukan untuk memperluas wilayah juga dalam pemasaran.

Jadi distribusi ini untuk membuat produk lebih dekat dengan konsumennya sehingga lebih mudah dijangkau oleh konsumennya.

Pelaku pemasaran untuk mendistibusikan produknya biasanya dilakukan oleh sales kanvas dan sales motoris. Karena motoris dan kanvas ini memiliki kemampuan untuk menjangkau wilayah yang tidak dapat dijangkau pelaku pemasaran lainnya.

Untuk itu pelaku pemasaran yang membuka wilayah baru dalam distribusi ini akan menunjukan wilayah pemasaran yang memiliki potensi daya beli yang tinggi dari konsumennya. Sehingga dengan begitu apat memaksimalkan wilayah baru dalam meningkatkan penjualan dan distribusi produk lainnya.

Distribusi produk ini dapat menunjukkan produk – produk yang memiliki potensi daya beli yang tinggi, sehingga produk yang susah untuk dijual ini akan ditarik dari penjualan dan digantikan dengan produk baru.

Sebagai produk baru tentu saja distribusi ini dilakukan untuk mengetahui minat konsumen terhadap produk tersebut. Sehingga produk baru itu dapat menunjukan potensi untuk perkembangan produk tersebut di masa yang akan datang.

Produk yang dapat di distribusi dengan mudah adalah produk sembako murah. Banyak sekali distributor yang menyediakan produk sembako murah. Pengertian distributor sembako murah dalam ilmu marketing ini tentu saja memilki produk yang banyak sehingga produk nya ini dapat di distribusi sebanyak mungkin dan dapat diterima oleh konsumen banyak.

Produk sembako seperti ini akan lebih cepat terdistribusi karena permintaan konsumennya yang begitu tinggi. Selain itu produk sembako seperti ini memiliki nilai jual yang rendah sehingga dapat dijangkau oleh setiap kalangan masyarakat.

Dalam ilmu marketing ini bahwa produk sembako dapat dengan mudah dipasarkan dan di distribusikan. Produk sembako ini tentu saja dapat memenuhi kebutuhan konsumennya setiap saat.

“MAN JADDA WAJADA, Siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil”

Jumat, 17 Mei 2019 (Minggu ke-8) 

Produk Dan Penetapan Harga

Hasil gambar untuk Produk Dan Penetapan Harga

Haloo semua apa kabar..? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang Produk dan Penetapan Harga. Oke langsung saja menjalankan sebuah bisnis jual-beli tidak akan terlepas dari permasalahan harga. Harga memegang peranan penting dalam terjadinya kesepakatan jual-beli dari produsen ke tangan konsumen. Melalui penetapan harga, akan terlihat posisi kelayakan produk dari nilai ekonomisnya. Karena permasalahan ini, perusahaan biasanyan mengadakan penetapan harga yang disepakati sebelum barang beredar di pasaran. Menurut Machfoedz 2005, tujuan dari penetapan suatu harga adalah untuk mencapai target perusahaan, mendapatkan laba dari penjualan, meningkatkan serta mengembangkan produksi produk, serta meluaskan target pemasaran. Penetapan harga suatu produk atau jasa tergantung dari tujuan perusahaan atau penjual yang memasarkan produk tersebut. Menurut Harini 2008 penetapan harga memiliki tujuan yaitu:

1. Mencapai Penghasilan atas Investasi

Biasanya besar keuntungan dari suatu investasi telah ditetapkan persentasenya dan untuk mencapainya diperlukan penetapan harga tertentu dari barang yang dihasilkannya.

2. Kestabilan Harga

Hal ini biasanya dilakukan untuk perusahaan yang kebetulan memegang kendali atas harga. Usaha pengendalian harga diarahkan terutama untuk mencegah terjadinya perang harga, khususnya bila menghadapi permintaan yang sedang menurun.

3. Mempertahankan atau Meningkatkan Bagian dalam Pasar

Apabila perusahaan telah mendapatkan pangsa pasar yang luas, merkea harus berusaha mempertahankannya atau justru mengembangkannya. Untuk itu kebijaksanaan dalam penetapan harga jangan sampai merugikan bisnis.

4. Menghadapi atau Mencegah Persaingan.

Apabila perusahaan baru mencoba-coba memasuki pasar dengan tujuan mengetahui pada harga berapa mereka akan menetapkan penjualan. Ini artinya, perusahaan belum memiliki tujuan dalam menetapkan harga coba-coba tersebut.

5.      Penetapan Harga untuk Memaksimalkan Laba

Tujuan ini biasanya menjadi acuan setiap bisnis untuk bertahan hidup, karena setiap bisnis memerlukan laba.

Penetapan Harga berdasarkan Pendekatan Kebutuhan/Permintaan.
Merupakan strategi penetapan harga yang dilakukan dengan tujuan untuk melakukan pendekatan terhadap kebutuhan konsumen. Metode ini juga melewati proses penetapan harga yang didasari persepsi konsumen terhadap nilai/velue yang diterima. Untuk mengetahui suatu nilai dari produk berkualitas yang dapat diterima oleh konsumen adalah dengan melakukan Price Sensitivity Meter (PSM).

Namun untuk menanggapi aneka macam konsumen yang menginginkan suatu produk, juga dapat melakukan deskriminasi harga. Deskriminasi harga merupakan kebijakan menentukan harga jual yang berbeda-beda untuk satu jenis barang yang sama dalam satu segmen pasar. Macam-macam deskriminasi harga yang dapat dilakukan contohnya deskriminasi terhadap wilayah, konsumen, waktu dan kualitas, atau bentuk produk.

Penetapan Harga berdasarkan Persaingan.
adalah penentuan harga jual dengan mempertimbangkan harga jual yang sudah atau akan ditetapkan oleh pesaing. Terdapat 2 metode dalam penetapan harga jual tersebut. Ke-2 metode tersebut adalah perceived value pricing dan sealed bid pricing. Perceived value pricing adalah penetapan harga jual berdasarkan harga jual rata-rata industri. Sealed bid pricing adalah penetapan harga jual berdasarkan penawaran yang diajukan oleh pesaing.

Ada banyak cara yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan harga yang bisa diterima oleh pasar. Namun perlu diketahui bahwa kamu wajib memperbarui harga jual secara rutin dengan mempertimbangkan perubahan situasi dan kondisi pasar dan juga industri. Hindari penetapan harga yang dilakukan secara bebas dengan tidak mempertimbangkan harga rata-rata industri dan pasar.

Kamu juga bisa melakukan pencatatan harga yang sudah ditetapkan pada sebuah software agar kamu bisa langsung memperhatikan perubahan harga yang sudah ditetapkan. Saya sangat merekomendasikan kamuuntuk memilih software yang sudah mendukung fitur pengecekan daftar harga yang kamu punya.

“MAN JADDA WAJADA, Siapa yang bersungguh sungguh akan berhasil”